Thursday, July 5, 2018

Keseruan Cooking Class With Team Nihon Go di RUMAH CERDAS

Ketika belajar secara open book terasa membosankan, apa yang kita lakukan? Yup..yup.. Kita membuat kegiatan doong buat ganti suasana. Salah satunya ya dengan main masak-masakan seperti kali ini :D

Sebelumnya agak ragu juga untuk melakukan kegiatan tersebut. Karena di hari yang sama kami memiliki beberapa agenda. Dari acara pagi belajar seperti biasa, di lanjut berkunjung ke rumah sakit menjenguk istrinya teman yang sedang dirawat, menemani teman yang harus periksa darah juga, disambung ke klinik bersalin melihat kondisi istrinya sensei yang akan melahirkan. Dan situasi penting lainnya adalah HUJAN pula.. Hehehe agak males kan ya..^^' Tapi bukan kita juga klo mundur cuma karena hujan. So, acara kita must go on.. Iyeeii
Jangan ditanya kumpulan para wanita ini sedang apa, karena kami hanya team horee. Chef nya adalah pria besar berbaju putih. Dengan menyiapkan rumahnya untuk eksekusi, segala peralatannya beserta semua perlengkapan dia yang menyediakan (thanks bro). Karena semua itulah kami bisa melakukan kegiatan tersebut.




Yaa.. Begitulah kegiatan yang kami lakukan untuk mengganti suasana menghindari kebosanan seperti saat Kimono style, atau jalan ke Curug Ciherang dan mengadakan  Bukber juga.

Dan akhirnya dalam sebuah komunitas belajar, tidak melulu harus monoton belajar sambil membaca buku. Melakukan kegiatan lain bersama-sama juga bisa menjadi pelajaran yang baik. Dan dengan begitu bisa menambah keakraban dan menghindari kebosanan.

Jadi, kapan kita melakukan sesuatu lagi nih? ;)

Kesemek, Buah Genit Dengan Bedaknya

Salah satu kesenangan ketika melewati pasar adalah dapat melihat banyak kegiatan, banyak hal dan banyak benda juga. Seperti ketika saya harus turun dari angkot dipasar karena angkotnya tidak melewati jalur biasa. Sambil berjalan tentunya lihat-lihat sekitar yaa, siapa tau ada yang menarik. Dan betul, saya melihat si buah genit itu. Buah musiman yang terbalut bedak tebal ini menarik hati untuk dibeli. Dengan harga Rp15.000 per kg (lebih mahal euy dari harga jeruk yg Rp10.000 per kg nya) akhirnya saya membawa pulang buah tersebut.
 
(Dalam 1kg berisi sekitar 5-6 buah)



Dialah buah dengan nama latin  Diopyros Kaki atau nama bekennya si Buah Kesemek. Buah yang ketika muda berwarna hijau kemudian berangsur berubah menjadi oren sejalan dengan kematangannya ini berasal dari daratan China dan sempat banyak tumbuh di tanah Indonesia. Namun semakin kesini pamornya semakin menurun dan tersisihkan dibanding buah lain seperti apel, buah naga dan lainnya.

Dengan memiliki rasa dan aroma yang khas, Kesemek bisa dinikmati sebagai asupan buah favorit. Apalagi dengan kandungan vitamin C, zat besi dan kalsium yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Bukan itu saja, dengan terdapat nya Vitamin A dalam kandungan buah ini, semakin menambah kharismanya dalam upaya menjaga kesehatan mata anda. Dengan seratnya yang tinggi, buah kesemek ini cocok juga dijadikan kudapan untuk anda yang sedang menjalankan diet.

Zat Tanin yang terkandung didalamnya bisa membantu mengatur gerakan usus, yang berguna untuk anda yang sedang mengalami diare. Ternyata zat tanin ini juga yang menyebabkan buah kesemek memiliki bedak. Rasa tanin yang sepat bisa dikurangi dengan melakukan perendaman buah kesemek kedalam air kapur.

Setelah mengetahui fakta akan kandungan dan manfaat dari kesemek ini, pastinya akan membuat kita semangat dalam mengkonsumsi buah-buahan.Terutama buah lokal.

Tuesday, June 5, 2018

RUMAH CERDAS 日本語 の クラス mengadakan BUKBER

 ひさしぶり ね。。 皆さん おげんき です か
今 は 6月 5日 です か,Sepertinya ada yang terlupakan. Mmm... Apa ya (pura2 mikir), AHA, kyou tanjoubi wa nihon go no kurasu. Iyeeyy.. Teringat kembali ketika melihat tulisan di refleksi

-=onna no hito=-
-=otoko no hito=-
Kesibukan yang luar biasa dari para peserta, membuat ragu untuk membuat acara. Apalagi di bulan ramadhan seperti ini. Tapi karena tawaran dari sensei, ayolah dicoba list dulu siapa yang bisa hadir. Baiklah, toh itu tidak merepotkan.


Pemberian sedikit bingkisan kepada sensei sebagai bentuk 
terima kasih atas bimbingannya selama ini.

Tidak terasa sudah terlewati keberadaan kelas kita selama dua tahun ini. Dari yang pesertanya sedikit, kemudian banyak sekali sampai akhirnya kembali sedikit. Hehehe tidak masalah. Kita adalah komunitas belajar, tidak aneh jika banyak yang singgah kemudian keluar lagi karena memang hanya orang-orang terpilih yang mau meluangkan waktu senggangnya untuk dipakai kembali belajar.

Awalnya kami menantikan waktu milad ini dengan rencana membuat sebuah stand dan menunjukan kegiatan kelas kita. Sambil menjual makanan ringan dan foto both untuk tamu yang mampir dengan disediakan penyewaan kimono. Ternyata tidak bisa terealisasi karena milad utama tidak diselenggarakan di gedung yang biasa. Pupuslah sudah. Hiksu..
Berhenti sampai sana? Tentu tidak. Kemudian momen ramadhan ini ada tawaran untuk buka bersama. Yes, dayung bersambut. Ditengah kepadatan rutinitas pribadi masing:masing peserta, moment bersama selalu menjadi ajang yang menyenangkan. Dan diputuskanlah tanggal 4 Juni untuk mengadakan bukber tersebut (padahal jika ingat tanggal 5 itu moment 2 tahun kelas, bisa jadi disatukan, biar terlihat meriah. Hehehe).

"Oiya, saya bergabung saat awal naik kelas 10 kak, sekarang sedang persiapan masuk ke universitas. Tidak terasa ya..". Yup begitulah. walau kami  sudah mengupayakan dengan kegiatan yang menarik seperti KIMONO style tapi kumpulan rasa bosan, malas bahkan mau off juga berkelebatan berulang kali. Tapi nyatanya tidak terjadi, karena sampai saat ini kelas kita masih berlangsung. Saya berterima kasih untuk itu.. <3 p="">

Semoga setelah melewati waktu dua tahun ini, kelas kita masih terus bertahan. Terjaga selalu kekompakan kita, dan selalu istiqomah dalam menuntut ilmu yang bermanfaat.

Thursday, November 9, 2017

Hubungan antara Masalah dan Gosokan

Masalah itu seperti cucian yang belum di gosok ternyata. Saat dibiarkan mengunung malah bikin males dikerjakan karena terlihat buanyaakk dan malesiiinnnn.. Sampai akhirnya sampai pada suatu titik, isi lemari habis sehingga mau tidak mau itu gunungan pakaian kudu bin harus di pegang juga.
.
Setelahnya dengan sedikit tekad lebih, satu demi satu akan mengalir terselesaikan. Lelah, letih, lesu, lunglai, loyo seperti jargon obat zat besi akan mencari celah untuk melanjutkan gogoleran (tidur-tiduran santai), sambil nonton drama korea atau baca komik keluaran terbaru. Tapi balik lagi, sedikit tekad lebih itu kadang cukup untuk menghalau penyakit 5L dalam beraktivitas.
.
Sedikit grundel kenapa ini gunung lama sekali ratanya, tidak seperti illegal logging yg bisa begitu cepatnya meratakan hutan kita pasti sering terselip. Tapi jika tangan masih tetap mengambil satu persatu baju dari gundukkannya, taraaa... Waktu membuktikan.. Semua terselesaikan saudara-saudara. Dan tahukah kamu, ternyata ketika semua sudah selesai, yang awalnya berupa sebuah gunung, ternyata hanya menjadi beberapa tumpukan.
.
Begitu pula dengan masalah kita, bisa jadi ketika ditumpuk, tidak diperhatikan dan diselesaikan akan menggunung dan membuat kita "males banget ngeliatnya". Tapi juga akan ada satu waktu tidak bisa membiarkan itu terus menggunung, entah karena muncul kesadaran untuk menyelesaikan masalah tersebut ataupun terpaksa harus diselesaikan karena sekian tuntutan dan kebutuhan.
.
Apapun motivasinya, tetap usaha untuk menyelesaikan masalah itu sudah masuk katagori K.E.R.EN.. Setelah itu, cukup sedikit membulatkan tekad dan waktu...taraaa... Semua terselesaikan. Dan ketika kalian mengintip kebelakang, ternyata masalah itu tidak sebanyak yang terlihat jika di atur dengan rapi...
.
Selamat mencoba <3 <3
*Chismile

Wednesday, September 27, 2017

keseruan program RUMAH CERDAS di kelas nihon go, KIMONO Style

Bosen tidak sih jika kalian mempelajari hal baru dengan metode yang monoton? Hai, itu juga yang saya rasakan, makanya cari-cari cara biar proses belajar kita itu mengasikkan, seru dan bermanfaat. maka mulailah kami cari-cari ide mau melakukan apa.

Beberapa waktu lalu kelas nihon go sudah melakukan perjalanan dalam acara gathering ke Curug Ciherang. Melakukan kegiatan luar itu tidak bisa sering-sering dilakukan, karena terkendala banyak hal (kapan belajarnya juga yaa kalo kebanyakan jalan-jalan.. :P). Alhamdulillah ada seseorang yang baik hati mau mewakafkan kimono yang beliau peroleh dari negara sakura tersebut untuk digunakan di kelas nihon go kami. wooh langsung dah yaa khilaf.. :D


Awalnya sih karena baru dibawakan satu kimono, kami dengan rasa malu-malu untuk mencobanya. Dengan bantuan tutorial dari Mbah (google) melalui youtube, mulailah berkreasi menggunakan kimono dan menggulung badan dengan balutan obi. Tidak semudah yang dipikirkan ternyata, melihat beberapakali usaha yang harus dilakukan untuk mendapatkan bentuk obi yang enak di pandang setelah dikenakan. Akhirnya, iyeeii berhasil... Tidak lupa juga jadi model dadakan doong. . ^_^/








Makin seru adalah ketika dijanjikan untuk kimono tambahan, dengan syarat diambil sendiri. Untung saya tidak bisa salto, jadi tidak ada acara salto-saltoan. Fuuh, kucing mana yang tidak mau jika ditawari ikan, beberapa waktu kemudian jadilah beberapa dari kami datang menjemput barang yang dijanjikan.  dengan mata berbinar, tidak sabar menunggu pertemuan berikutnya untuk mencoba kimono-kimono tersebut.
Taraa, hari ahad pun tiba. Belajar dulu dong pastinya. Naah, setelah belajar itulah waktunya kami bereksplorasi dengan benda baru tersebut. Awalnya mencoba di ruangan. Lama kelamaan kok yaa rasanya ingin lebih berekspresi. Jadilah bermodal rasa yang sudah tidak malu-malu (sampai niat pinjam alas duduk dan bunga pajangan ke bapak penjaga gedung untuk penunjang acara seru-seruan kami.)
 
Memaksimalkan properti yang ada :D

Dan begitulah akhirnya cara kami mengisi kegiatan kelas nihon go diluar waktu belajar. Menciptakan keseruan dengan sarana yang ada. Setelah ini kita juga membuat kelas masak looh. Ceritanya berlanjut di postingan berikutnya nanti yaa, Insyaa Allah ... ;)